Catper Ciremai
Jum’at malam tepatnya tgl. 7 April 2006, kami semua yg turut serta
dalam perjalanan Ciremai, sepakat berkumpul di rumah Epul yg berlokasi
di Cibiru, Bandung.
* * *
Kami berangkat pada sabtu pagi tgl. 8 April 2006, setelah semua yg
dari Jakarta positiv hadir. Seperti biasa kami mengumpulkan dana untuk
biaya kami selama perjalanan, setiap orang dikenakan biaya Rp 50rb, yg
kan digunakan untk keperluan transport, logistik, dll.
Kami berangkat dgn mobil sewaan menuju desa Apuy,Argamukti, desa
terakhir, pos tempat kami mendaftarkan diri untuk melakukan pendakian
di gunung ciremai. Disana kami bertemu dgn abah Suljo di kediamannya
yg sangat teduh.
* * *
Terlihat perekonomian penduduk setempat sangat baik, ini tercermin
dari keadaan para penghuni desa; bangunan; serta tata letak keadaan
desa yg bisa dibilang cukup modern, tidak terbelakang.
Dan sepertinya adat penduduk setempat masih terlihat kental & berbau
mistik. Mereka percaya adanya "Aum" / "macan" sebagai nenek moyang
mereka. Memang sampai saat ini masih banyak keturunan si "Aum" itu
sendiri yg tinggal di dalam & diluar desa sebagai masyarakat biasa. Di
gunung Ciremai itulah si "Aum" berada. (percaya ga percaya….?!?).
Tapi kita sebagai orang luar harus menghormati keadaan & tradisi
setempat, agar kita para pendaki selalu bisa diterima dimanapun kita
berada.
* * *
Sabtu siang, tepatnya pkl. 10:30, kami memulai pendakian. Hari sangat
terik, udara & matahari disana terasa sangat jodoh dengan kami.
Sesekali kami istirahat dan photo2…kami lelah..tp kami terlihat
sangat senang…. Kami melewati sawah milik penduduk setempat & sebuah
curug yg airnya telah mengering.
* * *
Akhirnya kami memasuki hutan…hutan yang sangat rapat dan teduh.
Sesekali kami jumpai sinar matahari yg masuk disela sela pohon nan
tinggi & rimbun.
* * *
Ditengah perjalanan pos 2, kami dihalau hujan lebat yg semula kami
kira adlh rintik-rintik kabut. Lalu kami sepakat menghentikan
perjalanan dan beristirahat di tanah yg agak lapang, agar kami bisa
berteduh sambil minum minuman hangat dan sedikit makan makanan
kecil…dengan harapan kami bisa melanjutkan perjalanan bila hujan
telah reda. Namun hujan tdk juga berhenti dan bahkan semakin deras,
haripun sudah gelap, akhirnya kami memutuskan tuk mendirikan tenda di
tempat itu juga.
* * *
Terdengar sayup-sayup suara Nyta, Melly, Epul, membangunkan kami yg
sudah terlelap dalam tenda untuk makan malam. Kebetulan salah satu
teman kami, Dera, berulang tahun tgl 7 April 2006 kemarin, sehingga
makan malam kali ini sangat special (nyam..nyam…slurp…).
Malam itu juga Budi hijjau mengingatkan kami untuk bangun pagi, agar
pendakian dilanjutkan esok hari, 9 April 2006 pd pkl.5 dini hari. Kami
smua mempersiapkan diri dgn menyeting alarm untuk bangun 1/2 jam
sebelumnya.
* * *
Tiba waktunya kami melanjutkan pendakian,…karena banyak diantara
kami yg belum pernah ke Ciremai,..maka kami sangat antusias skali
(dasar manusia bodoh…apa enaknya mendaki gunung?!??!). Tapi sayang
harus ada yg menjaga peralatan & tenda kami, maka Budi hijjau pun
mengalah, untuk tidak turut serta dalam pendakian ke puncak,..ia
memilih tuk tinggal & menjaga tenda…(bang Budi…ooh..bang Budi..)
Kami meneruskan pendakian…dengan sebelumnya di ingatkan oleh Budi
hijjau , agar mengikuti jalur kiri setelah menemukan pos 5, serta jgn
lupa tuk mampir ke Goa Wallet, guna mengangkut air secukupnya, karena
hannya disanalah kami bisa mndapatkan air (catet!!)
* * *
Perjalanan kami sangat menyenangkan skali, meskipun bbrp dr teman kami
sudah mulai merasakan effect dr sengatan sinar matahari yg telah
membakar kulitnya. Kami smua punya keinginan yg sama, dan kami kan
terus mendaki semampu kami, sampai kami bisa benar2 belajar banyak
dari pengalaman yg kami dapat dr pendakian.
* * *
Akhirnya kami sampai juga di puncak gunung Ciremai…semuanya terlihat
dari atas sana. Langit biru…awan putih yg berarak…hamparan hutan
bak’ karpet hijau, kawah gunung Ciremai, matahari dan sinarnya yg
tegak lurus….bbrp nisan para pendaki yg telah mendahului kami
(semoga arwah mereka ditempatkan ditempat yg tertinggi bersama udara
jernih, dgn keindahan dan kebebasan dan sayap sayap kalian…amin).
Indah sekali…suatu lukisan alam, sebuah ciptaan Tuhan, terjadi atas
kehendak-NYA.
* * *
Minggu malam, 9 April 2006, kami sepakat tuk menuruni gunung dan
pulang ke kota…hiks…
Dengan wajah penuh ekspresi, kami menyusuri dan meninggalkan hutan
dalam keadaan gelap ditemani rintik hujan dan lampu senter…Sesekali
diantara kami terpeleset dan terguling,…kepuasan kami telah
mengalahkan segalanya. Kami kembali ke peradaban, disana sudah ada
mobil sewaan yg siap mengangkut kami kembali menuju Bandung.
* * *
" Disudut manapun aku berdiri, tak dapat kunikmati keindahan
pemandangan dan keheningan suasana alam,….selain….disana"
"Budi hijjau; Deden; Epul; Dera; Rona; Raymond; Desmond; Faried; Nyta;
Melly; Coky; Gethuk; Putri…..Cermei 7-9 April 2006"
By freetblaster_here@yahoo.com
SAVE OUR PLANET
‘global thinking, local action’
- Komunitas Pendaki Indonesia -
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/Pendaki/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
Pendaki-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/